Napoleon lahir di Pulau Corsica, Laut Tengah. Pada usia 10 tahun, meninggalkan kedua orang tua, masuk Sekolah Militer Brienne. Di sana sering diejek dan dihina anak-anak bangsawan, namun dia yang berkemauan keras, bertahan dengan gigih. Pada usia 15 tahun, dengan nilai terbagus dikirim ke Akademi Angkatan Darat. Satu tahun di sana, ayahnya meninggal, maka dia memutuskan lulus lebih awal, karena akan menanggung biaya hidup keluarga. Kemudian meletus Revolusi Prancis, situasi dalam negeri sangat kacau, Napoleon memutuskan pulang ke Corsica.
Setelah Napoleon pulang kampong, berselisih pendapat dengan Jenderal Paoli yang berkuasa di Corsica saat itu, dengan liciknya Paoli memerintahkan orang membakar rumah Napoleon, sehingga mereka sekeluarga dengan kapal mengungsi ke Marseille, Prancis. Sepulang Napoleon ke Prancis, pemerintah baru mengutus dia menumpas pemberontak. Tugas ini dilaksanakan dengan baik, dia berhasil mengalahkan Inggris dan Spanyol di Toulon, keberhasilan-keberhasilan ini menjadikan dia berpangkat brigjen. Saat itu pemimpin pemerintah Republik Robespierre dihukum mati, Napoleon juga ditangkap karena dianggap komplotannya, tapi dua minggu kemudian dibebaskan dengan nama bersih. Tak lama, kaum Royalis mengancam pemerintah lagi, dan Napoleon berhasil mengalahkan pemberontakan Beauharnais. Sejak itu dia mulai terkenal. Pada usia 27 tahun menikah dengan Josephine.
Setelah menikah, Napoleondiutus ke Italia, mengalahkan pasukan Austria, terus menyerang kota dekat Wina, dan berhasil menandatangani perjanjian dengan Austria. Tahun berikutnya (1798), musim semi, berangkat lagi ke Mesir. Di luar dugaan, Angkatan Laut yang dijadikan barisan belakang, dipukul kapal Inggris di Abukir. Bersamaan dengan itu ia mendapat berita bahwa Austria, Inggris dan Rusia bersekutu hendak menyerang Prancis, sehingga bergegas Napoleon pulang, menggulingkan pemerintah yang tak mampu, mendirikan pemerintah barudisebut “Consulate” dan diamenjadi konsul pertama, juga menyusun “Code Napoleon”, merombak baik politik maupun ekonomi dalam negeri. “Code Napoleon” ini menjadi dasar ketentuan hukum Negara lain di kemudian hari termasuk Indonesia.
Setelah menjadi konsul pertama, dia mengadakan ekspedisi ke Italia lagi, di dataran Marengo mengalahkan pasukan Austria, sepulang dari sana dinobatkan menjadi kaisar oleh rakyat.Sejak itu, pasukan Napoleon menyapu daratan Eropa, menguasai benua Eropa. Namun, Angkata Laut dikalahkan Inggris di Trafalgar. Untuk mengalahkan Inggris, dia mengumumkan politik Embargo, melarang semua Negara Eropa berdagang dengan Inggris.
Namun, Rusia yang ada di sebelah Timur tidak menghiraukan larangan Napoleon, sehingga Napoleon memutuskan menaklukkan Rusia. Di luar dugaan, pasukan Rusia sama sekali tidak melawan, Cuma menghindar. Napoleon mengejar terus, akhirnya menemukan bahwa semua kota kosong, bahan makanan juga dibakar habis, tentara Prancis segera kelaparan. Tak lama, datang musim alju Rusia yang sangat dingin, memaksa pasukan Prancis yang kedinginan dan kelaparan mundur pulang ke negaranya, namun saat kritis begini tiba-tiba muncul pasukan Rusia. Pasukan Prancis yang sudah tak berdaya, hanya bisa lari pontang-panting. Dibawah tekanan pasukan
Rusia dan salju yang kejam, Napoleon lari ke perbatasan Polandia. Saat itu tentaranya tinggal 15.000 orang, disbanding ketika berangkat ekspedisi awal dari Parisberjumlah 670.000 orang, sungguh tragis!
Mendapat berita kekalahan pasukan Prancis, Negara-negara Eropa lainnya bersekutu menyerang Prancis, Napoleon berhasil ditangkap. Tak lama kemudian, dibuang ke pulau Elba. Namun, dia berhasil lari dari pulau Elba, pulang ke Prancis, dan kembali berkuasa sehingga berperang lagi melawan sekutu di Waterloo, tapi keuntungan telah menjauhinya. Kali ini dia pun kalah, dibuan ke pulau St. Helena, sebuah pulau kecil di selatan Samudra Atlantik. 5 Mei 1812 akibat serangan kanker, dia meninggal. Berakhirlah hidupnya yang cemerlang.
Sumber : heybook.wordpress.com
0 komentar:
Posting Komentar